Alessandro Volta, Masa Kecil Si Penemu Batu Baterai

| February 18, 2015 - 1:40pm |

Sahabat Orbit, tahukah kamu. Hari ini adalah hari ulangtahun  Alessandro Volta lho. Nama  Alessandro Volta tentunya tidak asing ditelinga kita dong. Penemuannya sangat berjasa bagi kita sampai saat ini lho, yup betul! Penemuannya adalah batu baterai. Tapi apakah kamu sudah pernah membaca Biografinya? Apa saja penemuannya? Hmm, berikut ini adalah biografi sang ilmuwan yang berasal dari Itali tersebut.

Masa Kecil Alessandro Volta

Alessandro Volta adalah ilmuwan Fisika yang berasal dari Italia, beliau terlahir dengan nama lengkap Alessandro Giuseppe Antonio Anastasio Volta. Beliau dilahirkan di sebuah daerah terpencil di Italia yaitu di Como, Lombardia, Italia tepatnya pada tanggal 18 Februari 1745. Keluarga Alessandro Volta adalah termasuk keluarga berada, ayahnya adalah seorang bangsawan yang cukup disegani dikota tersebut. Keluarga mereka sangat menjunjung tinggi pendidikan dan ilmu pengetahuan. Karena itu, lingkungan tersebut yang membentuk Volta hingga sangat cinta dengan ilmu pengetahuan khususnya fisika.

Ketika kecil Alessandro Volta bukanlah anak yang menonjol. Ia bahkan sangat ketinggalan dibanding teman-teman seusianya. Seperti keterlambatan bicara hingga usia 4 tahun. Padahal umumnya anak sudah pandai bicra ketika berusia dua tahun. Namun hal itu tak membuat sang ibu bersedih. Ibu Volta terus memompa semangat anaknya agar bisa mengikuti perkembangan layaknya anak seusianya.

Perkembngan Alessandro Volta baru menunjukkan kemajuan ketika usianya menginjak 7 tahun yaitu ketika ia baru saja kehilangan ayah tercinta untuk selama-lamanya. Prestasi Volta disekolah juga menunjukkan kemajuan pesat. Hal yang membuatnya tertarik adalah ilmu fisika. Ketika ia berusia 14 tahun, Volta sudah memantabkan dirinya berkiprah di ilmu fisika terutama segala hal yang berhubungan dengan listrik.

Di usianya yang ke 29 tahun, Volta melamar menjadi guru fisika disebuah SMA di Como hingga ia dinobatkan sebgai kepala sekolah di SMA tersebut. Di sela-sela kesibukannya mengajar, Alessandro Volta juga tetap bereksperimen yang membuahkan penemun pertamanya tentang Electrophorus yaitu sebuah alat yang menghasilkan listrik statis.

Menemukan Baterai

Alessandro Volta kemudian tenggelam dengan eksperimen-eksperimen selanjutnya yaitu mempelajari atmosfer listrik statis dengan membakar bunga api. Pada usia 32 tahun tepatnya tahun 1777 gelar profesor fisiska dari University of Pavia berhasil didapatkannya. Di university itulah kelak ia berkenalan dengan seseorang yang membuatnya menjadi penemu baterai. Adalah Luigi Galvani yang juga seorang fisikawan teman Alessandro Volta yang mengilhami Volta membuat penemuan baterai.

Pada tahun 1786, Luigi Galvani melakukan eksperimen yang tak sengaja yaitu mengikat kaki katak mati dengan kait tembaga dan tak sengaja menyentuh besi hingga membuat kaki katak tersebut berdenyut. Waktu itu Galvani mengira bahwa itu adalah gerakan listrik di sekitarnya seperti kilat dan Galvani menyimpulkan bahwa kaki katak mengandung listrik. Namun Volta yang juga mengetahui eksperimen itu mmebantah bahwa tak mungkin daging atau kaki katak mengandung listrik. Listrik yang membuat kaki katak berdenyut itu berasal dari perbedaan tegangan antara tembaga yang mengikat kaki dengan besi yang secara tak sengaja tersentuh kaki katak.

Perbedaan pendapat tersebut mmebuat hubungan Volta dan Galvani menjadi tegang. Ada dua kubu disini yang saling menjtuhkan yaitu kubu Volta dan kubu Galvani. Alessandro Volta kemudian melakukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan teorinya.

Bersambung.. klik disini

Tags:

Tambahkan komentar

Image CAPTCHA
Masukkan karakter yang terdapat dalam gambar.

Apa Kata Mereka?

Siapa Tokoh yang Mengispirasi Kamu?
Jawaban:
  • Adit
    Kelas 5 SD Budi Luhur
    Saya ingin jadi pemain bola yang hebat seperti Crishtiano Ronaldo. Dia adalah pemain penyerang dari Portugal tim Real Madrid. Sebagai penyerang, kehebatan Ronaldo adalah mencetak gol. Saya ingin sekali bisa seperti Ronaldo.
  • Chintya
    Kelas 5 SD Budi Luhur
    Saya suka menyayi dan menggambar, tapi kalau sudah besar saya ingin seperti Miss Anin, guru saya di sekolah. Jadi guru harus pintar pelajaran apa saja, harus bisa menyanyi dan menggambar juga.